Seperti yang mungkin Anda harapkan untuk teknologi yang begitu luas dan selalu berubah, mustahil untuk mengkredit penemuan internet kepada satu orang. Internet adalah karya berbagai ilmuwan, programmer, dan engineer yang masing-masing mengembangkan fitur dan teknologi baru yang pada akhirnya bergabung menjadi "information superhighway" yang kita kenal sekarang.

    Internet, merupakan arsitektur sistem yang telah merevolusi komunikasi dan metode perdagangan dengan memungkinkan berbagai jaringan komputer di seluruh dunia untuk saling berhubungan. Kadang-kadang disebut sebagai "jaringan jaringan", Internet muncul di Amerika Serikat pada tahun 1970-an tetapi tidak terlihat oleh masyarakat umum sampai awal 1990-an. Pada tahun 2020, diperkirakan 4,5 miliar orang, atau lebih dari setengah populasi dunia, diperkirakan memiliki akses ke Internet.


A. Sejarah Internet

       Jauh sebelum teknologi benar-benar ada untuk membangun internet, banyak ilmuwan telah mengantisipasi keberadaan jaringan informasi di seluruh dunia. Nikola Tesla bermain-main dengan gagasan "sistem nirkabel dunia" di awal 1900-an, dan pemikir visioner seperti Paul Otlet dan Vannevar Bush memahami sistem penyimpanan buku dan media yang dapat ditelusuri dan dimekanisasi pada tahun 1930-an dan 1940-an.

Namun, skema praktis pertama untuk internet tidak akan sampai pada awal 1960-an, ketika J.C.R. Licklider mempopulerkan gagasan "Jaringan Antargalaksi" komputer. Tak lama kemudian, ilmuwan komputer mengembangkan konsep "packet switching", sebuah metode untuk mentransmisikan data elektronik secara efektif yang kemudian menjadi salah satu blok bangunan utama internet.

Prototipe internet pertama yang bisa diterapkan datang pada akhir 1960-an dengan penciptaan ARPANET, atau Jaringan Agensi Proyek Penelitian Lanjutan. Awalnya didanai oleh Departemen Pertahanan A.S., ARPANET menggunakan pengalihan paket untuk memungkinkan banyak komputer berkomunikasi di satu jaringan.

Pada 29 Oktober 1969, ARPAnet menyampaikan pesan pertamanya: komunikasi "node-to-node" dari satu komputer ke komputer lain. (Komputer pertama terletak di laboratorium penelitian di UCLA dan yang kedua di Stanford; masing-masing seukuran rumah kecil.) Pesan— "LOGIN" —singkat dan sederhana, tetapi tetap saja merusak jaringan ARPA yang masih muda : Komputer Stanford hanya menerima dua huruf pertama catatan itu.

Teknologi ini terus berkembang pada tahun 1970-an setelah ilmuwan Robert Kahn dan Vinton Cerf mengembangkan Transmission Control Protocol and Internet Protocol, atau TCP / IP, model komunikasi yang menetapkan standar bagaimana data dapat ditransmisikan antara beberapa jaringan.

ARPANET mengadopsi TCP / IP pada tanggal 1 Januari 1983, dan dari sana para peneliti mulai merakit "jaringan jaringan" yang menjadi Internet modern. Dunia online kemudian mengambil bentuk yang lebih dikenal pada tahun 1990, ketika ilmuwan komputer Tim Berners-Lee menemukan World Wide Web. Meskipun sering disalahartikan dengan internet itu sendiri, web sebenarnya hanyalah cara paling umum untuk mengakses data secara online dalam bentuk situs web dan hyperlink.

Web membantu mempopulerkan internet di kalangan publik, dan berfungsi sebagai langkah penting dalam mengembangkan segudang informasi yang sekarang diakses sebagian besar dari kita setiap hari.


B.  Awal Mula Penggunaan Internet Pada Dunia Industri / Perusahaan

    Sejak tahun 1990-an, pengaturan dan tata kelola Internet telah menjadi kepentingan global untuk pemerintah, perdagangan, masyarakat sipil, dan individu. Organisasi-organisasi yang memegang kendali dari aspek teknis tertentu dari Internet adalah penerus dari pengawas ARPANET. Sementara diakui sebagai administrator dari aspek-aspek tertentu dari Internet, peran dan otoritas pengambilan keputusan mereka terbatas dan tunduk pada meningkatnya perhatian dan keberatan internasional. Keberatan tersebut telah menyebabkan ICANN menghapus hubungan dengan, pertama, University of Southern California pada tahun 2000, dan akhirnya pada September 2009, memperoleh otonomi dari pemerintah AS dengan berakhirnya perjanjian yang berlangsung lama, meskipun beberapa kewajiban kontrak dengan Departemen Perdagangan AS terus berlanjut. IETF, dengan dukungan keuangan dan organisasi dari Internet Society, terus melayani sebagai badan standar Internet ad-hoc dan isu-isu request for comments.

Pada bulan November 2005, KTT Dunia tentang Masyarakat Informasi, yang diadakan di Tunis, menyerukan Internet Governance Forum (IGF) yang akan diselenggarakan oleh Sekretaris Jenderal PBB. IGF membuka percakapan yang sedang berlangsung, tidak mengikat antara para pemangku kepentingan yang mewakili pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan masyarakat teknis dan akademis tentang masa depan tata kelola Internet. Pertemuan IGF pertama diadakan pada bulan Oktober/November 2006 dengan tindak lanjut pertemuan setiap tahun sesudahnya. Sejak WSIS, istilah "tata kelola Internet" telah diperluas di luar permasalahan teknis sempit untuk mencakup lebih luas isu-isu kebijakan yang berhubungan dengan internet.

C. Penerapan Internet Pada Dunia Industri / Perusahaan

    Penggunaan internet dalam bisnis mengalami perkembangan, dari pertukaran informasi secara elektronik ke aplikasi strategi bisnis, seperti: pemasaran, penjualan, dan pelayanan pelanggan. Tabel 1 menunjukkan sepuluh perusahaan rangking tertinggi di Amerika Serikat yang telah menerapkan internet untuk strategi bisnis. Internet mendukung komunikasi dan kerja sama global antara pegawai, konsumen, penjual, dan rekan bisnis yang lain. Internet memungkinkan orang dari organisasi atau lokasi yang berbeda bekerja sama sebagai satu tim virtual untuk mengembangkan, memproduksi, memasarkan, dan memelihara produk atau pelayanan. Dengan internet memungkinkan aplikasi Electronic Commerce (EC) dapat digunakan pada jaringan global, dan biasanya dilengkapi dengan aplikasi pemrosesan pesanan secara On-line, Electronic Data Interchange (EDI) untuk mengirim dokumen bisnis, dan keamanan sistem pembayaran Electronic Funds Transfer (EFT). Akibat internet, pemasaran terhadap perusahaan, produk, dan pelayanan menjadi proses yang interaktif saat ini. Situs Web perusahaan bukan hanya sekedar menyajikan katalog produk dan media promosi, melainkan digunakan untuk berdialog, berdiskusi, dan berkonsultasi dengan konsumen secara On-line, bulletin boards, kuesioner elektronik, mailing lists, dan pengiriman surat elektronik. Sehingga konsumen dapat dilibatkan secara langsung dalam perancangan, pengembangan, pemasaran, dan penjualan produk. 

Aplikasi berdasarkan internet dapat memberi keunggulan strategi bisnis untuk memenangkan kompetisi dalam:

  1. Global Dissemination. Karena sekarang negara-negara sudah tersambung dengan internet, komunikasi global dalam bisnis menjadi benar-benar hidup. E-mail, electronic mailing list, situs World Wide Web, dan pelayanan internet lainnya, mengakibatkan penyebaran informasi sekala internasional menjadi lebih cepat, murah dan mudah. Hal ini memberi keuntungan strategi bisnis dalam meningkatkan penghematan dan efisiensi komunikasi global, dan mampu untuk menjangkau, menjual, serta pengembangan pelayanan pasar konsumen internasional.
  2. Interaction. Komunikasi interaktif adalah kemampuan internet yang lain, seperti: forum diskusi dan chat groups; Formulir interaktif untuk pesanan, feedback, dan dukungan teknis; E-mail untuk menjawab permintaan dan komentar secara on-line. Feedback yang cepat dan efisien kepada konsumen dan tanggapan dari konsumen support specialists memberi beberapa kesempatan untuk menunjukkan perhatian perusahaan pada konsumennya. Sehingga teknologi internet membantu bisnis membangun peranan dan loyalitas konsumen. 
  3. Customization. Kemampuan untuk mengotomatisasi penyediaan informasi dan pelayanan sesuai kebutuhan masing-masing konsumen, merupakan kemampuan strategi bisnis internet. Informasi dapat diakses dan disebarkan dari server jaringan, tergantung pada kebutuhan pemakainya. Sebagai contoh: mengisi formulir pendaftaran untuk pengaksesan yang cepat dalam memilih tingkat situs Web. Efisiensi, biaya murah, dan sasaran pemasaran interaktif kepada masing-masing konsumen adalah kunci keunggulan bisnis dengan teknologi internet.
  4. Collaboration. Internet mungkin memudahkan dan mengefisienkan akses data, hardware dan software yang ada pada jaringan secara bersama. Sebagai contoh: informasi pada situs Web dapat diperoleh dengan mudah menggunakan Web browsers. Groupware tools yang lain membantu koordinasi proyek dan mengurus informasi yang disimpan pada server situs Web cross-link. Hal ini dapat meningkatkan kerja sama diantara tim, workgroups, dan rekan bisnis, sehingga dapat melengkapi peran strategi bisnis perusahaan.
  5. Electronic Commerce. Internet menjadi platform teknologi EC. Internet menghubungkan perusahaan dengan konsumen dan penjualnya, sehingga memungkinkan perusahaan pengguna internet dapat memasarkan, membeli, menjual, serta mendukung produk dan pelayanan secara elektronik. Beberapa keuntungan berbisnis lewat internet terletak pada aplikasi EC. EC memungkinkan untuk membuka pasar dan/atau membuat produk dan pelayanan baru. 
  6. Integration. Perusahaan yang bekerja menggunakan internet mengintegrasikan aktivitas di luar dengan proses bisnis di dalam perusahaan secara online. Sebagai contoh: situs Web perusahaan tersambung dengan database operasional yang tersimpan pada Server Web Intranet, sehingga pengunjung situs Web perusahaan tersebut dalam memperoleh informasi lebih detil, up-to-date, dan dapat digunakan untuk mendukung aplikasi EC. Sehingga keuntungan perusahaan dari teknologi internet timbul dari efisiensi dan inovasi proses di dalam dan luar perusahaan.

               “The driving force behind world economic growth has changed from manufacturing volume to improving konsumen value. As a result, the key success factor for many firms is maximizing konsumen value” (Cronin, 1995). Untuk beberapa perusahaan, keuntungan yang diperoleh dari internet ditimbulkan dari kemampuan menjaga loyalitas konsumen, mengantisipasi kebutuhan konsumen mendatang, menanggapi kepedulian konsumen, dan memperbaiki pelayanan konsumen. Dari sudut pandang konsumen, perusahaan secara konsisten dapat memberikan yang terbaik, dengan menjaga kebutuhan masing-masing konsumen, mempertahankan kecenderungan pasar, menyediakan informasi yang ada hubungannya secara menarik, sewaktu-waktu, dimana saja dalam beberapa media, dan menyediakan pelayanan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal tersebut di atas menunjukkan alasan kenapa begitu banyak perusahaan berinvestasi pada teknologi informasi cukup tinggi dan sistem komplek yang saling tersambung dengan jaringan komputer, mengingat perusahaan sedang mencari konsumennya lewat internet. Karena kebutuhan konsumen berkembang sangat cepat, perusahaan berharap dapat berkomunikasi dengan konsumennya lewat internet. Sehingga internet menjadi strategi dan memberi kesempatan kepada perusahaan besar dan kecil untuk menawarkan secara cepat dengan biaya murah, menanggapi produk dan pelayanan dengan kualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan konsumen. Internet membuat channel baru untuk komunikasi interaktif antara kosumen, penjual, dan rekan bisnis lainnya. Hal ini memungkinkan perusahaan berinteraksi dan bekerja sama secara terus menerus dalam pengembangan produk, pemasaran, pengiriman, pelayanan, dan dukungan teknik.


REFERENSI :

  • https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_the_Internet#Globalization_and_Internet_governance_in_the_21st_century
  • https://www.history.com/news/who-invented-the-internet#:~:text=The%20first%20workable%20prototype%20of,Advanced%20Research%20Projects%20Agency%20Network.&text=ARPANET%20adopted%20TCP%2FIP%20on,that%20became%20the%20modern%20Internet.
  • https://www.visualcapitalist.com/timeline-industrial-internet-things/
  • https://www.britannica.com/technology/Internet/Society-and-the-Internet